Jumat, 30 Juni 2017

Pantai Karang Jahe Beach, Widarapayung dan pantai Teluk Penyu, Tamasya Lebaran Idul Fitri 1438 H




Lebaran sangat erat dengan pergi tamasya dan keliling kota mengunjungi sanak family.  Tahun ini lebaran kita habiskan di Kroya Cilacap dan Lasem Rembang. Masing - masing tempat itu punya kesamaan yaitu sama-sama punya pantai andalan sesuai kelebihan masing-masing. Di Kroya ada pantai Widara Payung, lokasi ada di desa Widara payung wetan kecamatan Binangun. Pantai ini punya keistimewaan dengan ombaknya yang tinggi dan besar dengan pasir hitamnya, pantai ini sangat seru untuk cebur-cebur mandi dengan hantaman ombak yang seru. Tapi di pantai ini harus hati-hati karena ombak sewaktu-waktu datang menghantam kuat dan bereaiko terseret ombak jika tidak mengindahkan peraturan petugas keamanan setempat. Kuliner di pantai ini khas dengan kupat pecel dan mendoannya yang sangat lebar.

Beranjak dari pantai Widara payung ini ke arah baratnya sekitar 1 jam perjalanan ada pantai teluk penyu di Cilacap.  Pantai ini cenderung Kecil ombaknya.  Pantai dengan pasirnya yang tercampur banyak serpihan kulit kerang agaknya kurang cocok untuk mandi air.  Pantai ini menyuguhkan pemandangan laut yang apik dengan kapal-kapal kerlap - kerlip lampu di kejauhan.  Dari pantai ini bisa naik kapal pecah nyeberangan menuju pulau Nusakambangan yang sekarang pun dibuka untuk umum. Di dekat pantai ini ada pasar pernak-pernik souvenir maupun kerajinan tangan tang terbuat dari berbagai bentuk kulit kerang.  Bentuk kerjainannya berupa lampu hias,  tirai maupun bentuk hiasan hewan-hewanan.  Selain kerajinan tangan juga ada pasar ikan asin, terasi dan makanan laut lain yang disajikan dalam bentuk matang di restoran-restoran seafood setempat.

Pindah dari Cilacap yang merupakan ujung barat dari Jawa Tengah menuju ke Rembang yang merupakan ujung timur Jawa Tengah. Rembang merupakan perlintasa pantura yang terletak di sevelah timur lautnya kota Pati.  Di Rembang ini ada kecamatan Lasem, daerah yangvterkenal dengan batik tulisnya,  juga kacang entia dan syrup kawista. Jika berkunjung ke kota ini jangan lupa ada kawasan pantai yang wajib dikunjungi. Nama pantainya Karang Jahe Beach atau KJB.  Pantai ini sangat ramah anak karena ombaknya yang kecil namun mempunyai pelataran pantai yang landai dan pantai yang dangkal dalam radius luas sehingga untuk mandi air sangat aman dibanding pantai dengan ombak besar.  Pantai ini menawarkan pemandangan indah dengan pohon-pohon cemara berjajar di twpi pantaienambah kerindangan dan supply okaigen tang membuat segar suasana.  Ada fasilitas perahu karet yang hanya dengan uang sebesar Rp 25.000.- bisa sepuasnya bermain hingga batas keamanan yang disarankan oleh petugas keamanan pantai.

Meski ombak kecil harus tetap waspada jika sewaktu-waktu ada ombak yang lebih besar datang.  Selain perahu karet juga ada oelampung untuk balita berupa pelampung berbentuk bebek maupun bemtuk lainnya yang imut dan membuat betah anak-anak bermain. Harga sewa pelampung balita hanya Rp 5.000.- sepuasnya.  Bagi pengunjung yang menyewa perahu karet mendapat fasilitas tambahan gratis tikar dan payung tang berjajar di tepi pantai.  Kuliner di pantai ini tidak khas seperti di pantai lain, karena hanya memyuguhkan pecel biasa dan mie instan lain serta es kelapa muda. Enaknya dipantai ini kita bisa makan di lesehan dibawah pohon pinus ditepi pantai.  Sejuk,  adem,  santai,  seru,  dijamin anak-anak bakal betah main air dan yang nungguin juga betah ngadem sambil ngantuk-ngantuk di tepi pantai.
Perjalan lebaran tahun ini ditutup dengan piknik ke pantai ini, sekaligus kunjungan wajib ke rumah embahnya anak-anak di Lasem city.

Eka Wahyuni
Sumbergirang-Lasem-Rembang

Kamis, 22 Juni 2017

TIPS PASCA LEBARAN BADAN TETAP LANGSING SINGSET

Tips pasca lebaran badan tetap singset:

Tips ini saya ambil dari sharing saya di group WA: Emak Peduli Indonesia Sehat 

Lebaran identik sekali dengan makanan yang melimpah ruah tanpa batas. Dari inilah banyak emak yang galau dan  minta tips untuk mempertahankan berat badan yang sudah terlanjur ideal selama sebulan berpuasa. berikut ini tips dari saya: 

๐Ÿ˜ŽKencangkan ikat pinggang, pake kacamata hitam biar warna warni makanan lebaran tidak menggiurkan๐Ÿ˜‹

๐Ÿ™ˆsay No to Soft drink๐Ÿท

๐Ÿ‡ liriklah dan nikmatilah warna warni makanan yang asli (buah)  bukan sari buah kemasan

๐Ÿช batasi asupan makanan manis berupa kuker(kue kering),  cake,  brownies dll

๐Ÿฅ‘jika memungkinkan minum jus buah asli rendah gula (gak minum syrup gak dosaa loh, kalo dikiitt boleh sih) 

๐Ÿฅ—cari menu lebaran yang bersayur2: seperti pecel, gado-gado
Ingat porsi makan ya: 1/2 piring sayur+buah, 1/4 piring nasi,  1/4 piring lauk


๐Ÿ™ˆ Dan frekuensi makan pertahankan normal๐Ÿ˜„ 

๐Ÿ˜Ž Oiya.. Makanan seenak apapun kalo perut kita uda kenyang/penuh pasti jadi gak nafsu --> so kenyangkan perut dulu dengan air putih dan buah sebelum makan berat. 

Karena sebetulnya cara makan yang benar adalah makan buah dulu sebelum makan nasi,  bukan buah setelah nasi seperti yang kita lakukan selama ini. 

๐Ÿƒ๐Ÿผ‍♀terakhir tingkatkan aktifitas fisik kembali karena sudah tidak berpuasa lagi,  jadi asupan makan lebih banyak yang harus dimanfaatkan dalam bentuk pengeluaran energi. 
Seimbangkan antara kalori yang masuk dan yang keluar, maka minimal kita bisa "bertahan di "berat ideal" sekarang.

oiya yang sering terlupa dan tersepelekan adalah: bahwa makan 1 buah kerupuk (kerupuk jaring yang biasa dijual di warung) kalorinya sama dengan 1/4 piring nasi lho ya, jadi kalau kita makan dengan pendamping kerupuk 2 maka kalorinya sama dengan menambah 1/2 piring nasi dari porsi makan kita.

Selamat mencoba:

Tantangan: Ayo buat embak dan emak semua,  Sabtu sore sebelum berbuka ditimbang ya berat badannya, terus bandingkan dengan 2 minggu pasca lebaran! 

Laporkan ke teman-teman perubahan yang kita peroleh,  naik,  turun ato stabil?? 
Berani??? 

Salam sehat mak... ๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜ Salam tetap singset pasca lebaran

Eka Wahyuni

Rabu, 21 Juni 2017

Puisi: Jika Mati itu Pasti

jika nafas tak lagi dihembus
jika darah tak lagi terpompa
jika hangat tak lagi terasa
jika mata tak lagi membuka

semua otot tak lagi mampu berkontraksi
apa yang akan kamu perbuat??
ingatkah dengan suami?
ingatkah dengan istri?
ingatkah dengan anak?
ingatkah dengan orangtua?saudara?

takut...
panik...
sakit...
na'udzubillah...
semua akan melaluinya...sadarkah kalian??
kapan maut akan menyambangimu??
permisikah?
siapkah??
dapat menghindarinya kah???
tidak!!!

tak ada satupun manusia yang tahu kapan maut akan menjemput
apa bekalmu??
cukupkah dengan sholat yang kadang dikerjakan menjelang adzan waktu sholat berikutnya?
cukupkah dengan puasa hanya menahan haus dan lapar tapi masih saja bertengkar?
atau merasa cukup dengan memberi santunan anak yatim tapi masih saja bermaksiat??

cukupkan bekalmu...
tak perlu banyak...
hanya perlu berkesinambungan selama sisa hidupmu...
selamatkan kehidupan sesudah matimu...


Selasa, 13 Juni 2017

Tips Mudik Sehat Menjelang Lebaran 1438 H

๐Ÿ’Tips Mudik Sehat๐Ÿ’

Bahas mengenai lebaran sangat lekat dengan satu kata ini,  mudik.

Mudik diartikan kembali ke kampung halaman dari tempat jauh yang biasanya berada diluar kota untuk berkumpul dengan sanak famili di acara hari raya idul fitri.

Biasanya mudik berkaitan dengan bermacet2 ria yang menyebabkan super lelah dijalan.
Lebih disarankan untuk naik kendaraan umum yang tidak mengemudi sendiri, tentu dengan alasan agar hemat energi di jalan. Dan lebih menyarankan lagi untuk tidak naik sepeda motor, apalagi yang jauh2 dan berbonceng banyak.

Tips:

Persiapan:
Persiapkan kondisi tubuh makin fit mendekati hari h mudik dengan cukupi kebutuhan makan, istirahat dan aktifitas fisik yang seimbang,

Siapkan check list semua hal yang diperlukan hingga detil termasuk apapun yang hendak dibawa.
Siapkan bekal untuk kepentingan kesehatan berupa obat2 pribadi:
1. Antimo, buat yang sering mabok, diminum 15 menit sebelum naik kendaraan,  atau pas sahur jika berangkatnya pagi/siang)
2. Paracetamol, obat pusing/demam/nyeri kepala/nyeri haid
3. Ondansetron 4mg tablet,  obat muntah, jika mualnya berlebihan diperbolehkan membatalkan puasa dan segera minum obat ini sebelum makan.
4. Lacto B/ obat lain yang serupa, obat diare aman untuk anak, untuk jaga-jaga kalau ada anak kita yang diare selama perjalanan.

Diperjalanan:
๐Ÿ’ช๐ŸปUntuk mencegah lelah dan sakit otot selama dijalan, selalu posisikan tubuh dalam keadaan nyaman saat kita diatas kendaraan, jangan menindih salah satu anggota tubuh agar peredarah darah lancar dan tidak kesemutan,  ๐Ÿ‘ฏ‍♂usahakan setiap kendaraan berhenti keluar kendaraan untuk sekedar menghirup udara segar dan melakukan streching/peregangan otot ringan dan luruskan kaki dan gerakkan sendi secara aktif.

๐Ÿ‡Jika melewati waktu berbuka,  siapkan bekal selain makanan berat juga ada buah (bisa dipilih yang simple saja seperti apel/pir/jeruk/anggur dan lainnya yang tidak membuat rempong dijalan dan tidak butuh pisau untuk mengupasnya
๐Ÿฅ›siapkan air putih yang cukup banyak untuk minum.

๐ŸšบJaga kebersihan diri, minimal dengan berwudlu yang sempurna setiap melewati waktu sholat
๐ŸšบUntuk emak2 terutama harus hati2 bila dijalan harus buang air kecil karena fasilitas umum di jalan belum tentu berasih jadi siapkan juga air mineral selain untuk minum juga untukemberaihkan saat kita buang air kecil, untuk mencegah terjadinya infekai saluran kencing

๐Ÿ“ตPenting banget agar di jalan tidak mabok!!!  Sebaiknya hindari nge-game/sms an/ wa an/baca buku/ segala sesuatu yang memaksa mata kita untuk fokus berlebihan melawan gerakan kendaraan sewaktu jalan, karena akan lebih memacu munculnya mabok/vertigo yang berujung mual/muntah.

๐Ÿ•ŒDoa,  Paling utama setelah semua kita persiapkan dengan detil, mintq sama Allah agar perjalanan diberi kesehatan dan kelancaran serta keselamatan hingga sampai ditempat tujuan.

Happy mudiiikkkk maakk... Salam buat semua keluarga di rumah ya. Ingat lebaran jangan kalap ya,  makanlah untuk bertahan hidup seperlunya,  dan tolong ingatkan untuk anggota keluarga dirumah terutama yang punya sakit kronis untuk menjaga pola makan tetap stabil saat lebaran, agar tetap terjaga sehatnya. Karena makanan apapun enaknya hanya pas ketemu lidah aja ๐Ÿ˜, setelah ngelewatin lidah makanan tak berasa, seburuk apapun efeknya makanan tidak akan mau bertanggungjawab terhadap yang makan.
Yuukk mudik sehaattt!!

๐Ÿ’dr.  Eka,
founder Emak Pejuang Indonesia Sehat๐Ÿ’

Senin, 05 Juni 2017

BELAJAR MUROTTAL ALQURAN BAGI PEMULA


Assalamu'alaikum...
Alhamdulillahirobbil'alamiin, hari ini merupakan hari ke 11 puasa Ramadhan untuk tahun 1438 H/ 2017 M ini. Puji syukur Allah masih menganugerahi kita nikmat sehat sehingga masih bisa mengumpulkan pahala di bulan mulia ini.

Banyak sekali kemajuan Ramadhan tahun ini dibanding tahun-tahun sebelumnya. Insya Allah makin aktif mengikuti kajian-kajian di masjid sekitar rumah maupun masjid-masjid terkenal di Jogja. Salah satu kegiatan kajian yang saya ikuti pada bulan ramadhan ini adalah mengikuti kelas Murottal di Masjid Syuhada Yogyakarta.

10 hari pertama kita diajari untuk membaca Al Quran dengan tartil dengan lagu Bayyati. Tartil artinya tepat panjang pendeknya, tepat tajwidnya, tepat makhrojul huruf-hurufnya serta dilantunkan dengan indah. Sepertinya belum mahir betul tetapi hari ini beranjak untuk lagu berikutnya yaitu lagu Nahawand. Lagu Nahawand / Nahwand ini menurut ustadzahnya lebih semangat dibanding lagu Bayyati yang sifatnya lebih lembut dan kalem.

Oiya, ternyata lagu di murottal Al Quran banyak juga ya, diantaranya adalah:
1. Lagu Bayyati
2. Lagu Nahawand/Nahwand
3. Lagu Sika
4. Lagu Hijaz
5. Lagu Shoba
6. Lagu Ros
7. Lagu Jiharkah

Lagu-lagu tersebut masing-masing mempunyai beberapa tangga nada. Nah kapan lagu-lagu tersebut bisa diaplikasikan ke bacaan Al Quran?? tentu saat kapanpun kita membacanya sebaiknya dengan lagu tersebut, karena disunnahkan untuk membaca Al Quran dengan indah dan menyayat sehingga pembaca maupun yang mendengarkan bisa lebih menghayati dan bila sampai menangis bergetar hatinya dengan mendengarkan ayat-ayat Allah akan lebih baik dibanding dengan membaca yang sekedarnya. Allah menyukai semua keindahan dalam melantunkan Al Quran, karenanya dengannya bisa melembutkan hati setiap pembacanya beserta pendengaarnya.

Untuk mengerti benar seperti apa lagu-lagu tersebut bisa teman-teman dengarkan langsung di Youtube, banyak sekali referensi murottal yang membuat merinding pembaca dan pendengarnya.
Kunci dari belajar ini adalah praktek langsung saat mendengarkan dan berusaha mengikuti bacaan para qori' tersebut.
Awal-awal memang terasa kaku dan susah, tetapi dengan diulang-ulang bacaannya lama kelamaan bisa ikut mahir bersama cengkok-cengkoknya.
Tips berikutnya adalah diusahakan kuasai tajwid nya dahulu sebelum belajar murottal karena akan lebih sempurna hasilnya.

Selamat Belajar...
Di bulan mulia ini semua hal baik bernilai ibadah dan pahala dilipatgandakan, semoga kita mendapat "sesuatu" dari bulan Ramadhan tahun ini. Sebagai oleh-oleh untuk bulan berikutnya. Aamiin.




Sabtu, 13 Mei 2017

ARTI HIDUP YANG SEBENARNYA - DAN JIKA AJAL SEWAKTU-WAKTU MENGHAMPIRI



ARTI HIDUP
Sekarang aku baru tahu apa arti hidup sesungguhnya, hidup merupakan kesempatan satu-satunya. Kesempatan untuk apa? Kesempatan untuk beribadah, kesempatan untuk berinteraksi dengan sesama manusia, dengan keluarga, dengan orangtua, dengan pasangan, dengan anak, dengan sahabat-sahabat. Tak akan ada kesempatan kedua.
Jika kita masih merasakan hidup, masih merasakan semua hal, masih bernafas leluasa, maka itulah kesempatan satu-satunya kita di dunia ini. Manfaatkanlah sebaik mungkin, peluklah yang masih bisa dipeluk, berbaktilah kepada orangtua selama masih bisa merasakan keberadaannya, sayangilah dan lembutilah perbuatan kita terhadap semua, kepada pasangan, kepada anak, kepada saudara, kepada semua orang yang kita temui.
Maut tidak akan mengetuk, maut datang semaunya, seperintahnya Allah SWT. Semua akan berubah, semua akan berbeda. Dalam hitungan detik. Semakin lama semakin terasa berubahnya. Dan kenangan tidak akan mudah terlupa, kekuatan yang sangat besar sangat dibutuhkan untuk menghadapi perubahan drastis ini. Air mata yang mengalir tidak bisa serta merta mengembalikan semua punya kita. Jika kita menganggap bahwa itu punya kita, tapi nyatanya adalah itu pinjaman dari Allah, Allah yang meminjami kita ibu dan Allah lah yang berhak meminta kapan saja Allah berkehendak. Umur sudah ditentukan Allah, sampai kapan, sampai dimana dan rejeki sampai batas apa semuanya sudah ditetapkan olehNya.
Jika ingin ingkar, semua akan sah-sah saja diandai-andai, tapi apa yang bisa diingkari, semua ketetapan mutlak adanya. Tak mungkin Allah salah menghitung jatah umur manusia. Tak mungkin Allah salah sasaran mencabut nyawa hambaNya. Tak mungkin juga ajal seseorang bisa diajukan atau dimundurkan bahkan 1 detik pun. Semua ketetapan sudahlah ketetapan. Tak ada yang bisa dikendalikan oleh manusia. Apapun kondisinya, apapun keadaannya, apapun ceritanya. Cerita manusia hanya indah di dongeng saja, cerita Allah lebih sempurna.
Allah…perkenankan hamba menjadi anak sholehah bagi mama hamba. Perkenankan doa-doa hamba sampai kepada mama di sana, di sisi Mu Ya Allah..berikanlah syafa’at  bagi mama. Karuniakan lah rahmat dan keselamatan bagi mama hamba, tempatkanlah mama hamba di syurga firdaus yang paling tinggi bersama nabi besar Muhammad SAW. Terangilah dan lapangkanlah tempat ia sekarang.
Allah ku…perkenankan hamba melanjutkan perjuangannya…perkenankan hamba melanjutkan mimpinya...dengan hanya mengharap ridlo Mu Ya Allah...bismillah semua dengan tujuan akhirat dan menyempurnakan mengemban tugas kehambaan untuk mengabdi hanya kepadaMu Ya Allah..
Kamar depan, Siliran Lor no 05
19.11 WIB

Rabu, 10 Mei 2017

#MemesonaItu Kompak Dengan Mama Hingga Tak Terpisahkan Oleh Keterbatasan Usia Di Dunia


<a href="http://www.pesonavitalis.com/memesonaitu" rel="nofollow"><img src="http://www.pesonavitalis.com/memesonaitu/assets/imgs/memesona/320x250.gif" style="width: 320px;" alt="#MemesonaItu"></a>

Selalu kangen bercengkrama meski setiap hari bersua. Hari itu Sabtu 28 April 2017, bertepatan dengan H-28 hadirnya bulan Ramadhan tahun ini. Bulan dimana banyak sekali yang merindukan, tidak terkecuali buatku dan buat mama serta keluarga lainnya. Hari itu juga bertepatan dengan perayaan ulang tahun Angkatan Udara Republik Indonesia, dalam bentuk acara Jogja Airshow di alun-alun utara Jogja. 

Seperti biasa, mama adalah orang yang selalu bersemangat, aktif ikut acara apapun selama itu masih positif dan bisa diambil manfaatnya untuk mengisi waktu di hari tuanya. Usianya waktu itu 55tahun lebih beberapa bulan. Versinya mama mengikuti acara itu dengan nonton atraksi terjun payung, yang diikuti oleh penerjun payung dari beberapa negara, serta atraksi pesawat di atas alun-alun yang sempat membuat jedag jedug jantung berdegup kencang karena menegangkan. Bukan mama dong kalau caranya menikmati acara itu secara biasa-biasa. Ibarat kata, beliau sambil menyelam minum air, sambil menonton sambil tangan utak-atik melayani pembeli es degan syrup cocopandan andalannya. Iya, mama ikut berjualan es degan di acara itu sama bapak. 

Saya yang hari itu kebetulan pulang awal dari rumah sakit, jam 13.00 langsung melaju ke alun-alun untuk mendampingi mama berjualan es degan sambil berceloteh macam-macam, menceritakan tingkah laku Abiyyu (anak saya yang nomor 2, usia mau 5tahun pada 15 Mei 2017 nanti) yang sedari pagi "bantuin" utinya jualan es degan. Kata mama Abiyyu sempat minta mainan pesawat-pesawatan yang harganya 10ribu, tapi caranya itu yang sempat membuat mama terbata-bata menceritakannya karena saking terharunya. Abiyyu awalnya nanya ke atungnya "Attuung, rame ya (jualan es nya)?, atung jawab " iya..alhamdulillah rame Biyyu. Terus diam sejenak sambil liatin pesawat yang ada di lapak sebelah es degan. "Utii, rame ya ti??" Lanjutnya sambil menengadah, mata polosnya memandang uti yang waktu itu berdiri. "Iya Biyyu, alhamdulillah rame" jawab uti sambil senyum, pikiran mama menangkap sesuatu maksud yang mau diutarakan Abiyyu selanjutnya. "Tii, boleh nggak kalau Abiyyu minta pesawat itu?" Jarinya menunjuk mainan pesawat yang melayang-layang terikat di lapak sebelah diikuti dagunya sambil menunjuk ke arah yang sama. "Boleeh Biyyuu..boleh..yuuk" sambil menunduk mama mulai bergetar suaranya merespon permintaan cucunya yang santunnya diluar dugaan mama. Abiyyu dengan girang dan matanya yang polos membelalak hampir tidak percaya "beneerrr utiii?? Utiii baiiiikkk bangett" teriaknya sambil kedua tangannya memeluk pahanya mama yang sedang berdiri.mama tak kuasa menahan titik bening yang menerobos sudut matanya. dipeluknya kuat Abiyyu kemudian dituntun ke penjual mainan pesawat di sebelah. Abiyyu girang bukan kepalang sambil terus mengucapkan terimakasih sama utinya.

Akhirnya di sela-sela jualan es bapak sambil menemani Abiyyu main pesawat. Tiba-tiba pembeli rame berdatangan, sesaat Abiyyu tidak terpantau dan tinggal pesawat mainannya tergeletak begitu saja di tepi meja es. Mama panik, bapak bingung. Abiyyu hilang. Lihat pintu masuk alun-alun sebelah utara gerombolan kirab sudah mulai masuk alun-alun berduyun-duyun. Tak peduli lagi dengan es degannya, bapak lari ke arah selatan dan mama lari ke arah utara untuk mencari Abiyyu. Panik. Bingung. Selang beberapa menit kemudian bapak lihat mama sudah menggandeng tangan Abiyyu dari arah utara. Abiyyu ketemu di stand pameran senjata-senjata dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia. Sejenak mama dan bapak menenangkan diri dan tidak mengalihkan pandangan sedetikpun dari posisi Abiyyu yang lari sana lari sini. Anak yang sangat aktif, tapi kadang masih lupa pamitan kalau mau pergi. Mama melanjutkan makan kue yang  saya bawa sepulang dari RS, sedang bapak lahap makan nasi kotak yang saya bawakan juga. 

Adzan ashar berkumandang, para penerjun payung sudah mulai turun dengan elegan disambut teriakan histeris penontonnya yang gemas lihat atraksi selama di udara. Menyempatkan beberapa kali Abiyyu foto bersama penerjun payung menggunakan Hp mama. Mama terlihat senang, semangat, bangga dengan kepolosan dan kelucuan Abiyyu yang seharian sudah menemaninya nonton Jogja Airshow sambil jualan es degan. Alhamdulillah acara selesai. Diumumkan bahwa besok paginya masih ada acara senam bersama di tempat itu jam 06.00 WIB. Sambil berjalan menyusuri alun-alun sempet janjian sama mama besok pagi ikut acara senamnya. Mama setuju. Saya minta mama menginap dirumah saya saja biar lebih dekat, mamapun setuju. Kita pulang setelah pembawa acara selesai membagi-bagikan doorprize kepada para peserta kirab. 

Sesampainya dirumah saya baru ingat selama acara tadi nggak sempat foto bareng mama di lapak dadakan kita. Mama menimpali "ah buat apa..." aku jawab dengan genit "yaa buat kenang-kenanganlah ma, buat sejarah perjalanan hidup kita, buat saksi sejarah perjuangan kita" mama hanya senyum tipis, maniiss sekali. Selanjutnya kita rutinitas sore seperti biasa, ada yang sholat ashar, ada yang mandi, ada yang nyetrika. Saya sendiri menjaitkan celana hitam bapak yang mau dipakai acara doa bersama di SMP 5 Jogja, yang kebetulan robek pas di tengah-tengah sambungan celana bagian kanan dan kiri, lumayan panjang pikir saya. Mama melihat sambil keheranan "kok nggak dijahit pake mesin aja mbak" tanyanya, "nggak lah ma, kelamaan persiapannya, manual aja" jawab saya. "Nanti karatan loh mesinnya kalau nggak di pakai-pakai" lanjut mama. "Iya ma, bentar lagi kan kita pakai terus buat produksi jilbab dan busana muslim" timpalku kemudian. Iya, kami punya rencana besar beberapa bulan ke depan, yaitu launching bisnis baru, bisnis busana muslim bareng mama nih hehe..

Adzan magrib berkumandang, mama sudah rapih jali, pamitan mau pulang saja nanti sehabis acara doa bersama jelang UNAS SMP bersama adik bungsu yang mau ujian dan bapak. "Nggak jadi nginap ya mbak, besok pagi habis subuh aja kesininya buat senam" koreksinya. "Loh nggak jadi nginap?" Tanya saya sambil tiduran menyusui si baby kecil adiknya Abiyyu. Hanya bisa menoleh ke mama sedikit dan sempat kulihat mama menggeleng sambil menjawab "nggak, lha nela uda pada ngantuk di rumah (Bantul), udah ya, mama berangkat, udah dilanjutin aja nenenin aishya" sambungnya sambil berpamitan mama keluar kamar. "Yo wes ati-ati ya Ma" pesen saya sambil mengikuti bayangan mama menghilang di balik pintu kamar yang di tutupnya. Ngantuk sekali, saya pun melanjutkan tidur. Ahh besok pagi bangun lebih awal mau senam bareng mama. Pulas.

Hingga tiba-tiba ada yang menggedor jendela kamar dengan panik. Ternyata anjar, adek saya nomor empat. "Mbak mama di rumah sakit, mama nggak sadar, bapak uda telpon dan sms ke mbak tapi gak berhasil". Benar saja buru-buru ku cek di Hp yang agak jauh tergeletak di lantai. Sudah 1 jam yang lalu sms dan miskolan itu masuk. Saya panik, segera kusuruh adiku itu ke RS duluan agar mendampingi bapak yang pasti sedang bingung dan panik. Sementara saya gendong bayi dan siap-siap menuju RS. Sepanjang jalan serasa mimpi, melayang, mengantuk, kaget, tidak percaya. Mama, bukankah besok mau senam bersamaku? Bukankah tadi semangat sekali? Tidak ada riwayat sakit kronis, ini mimpi??sambil kucubit pipiku sendiri berharap kaget dan terbangun dari tidur. Ternyata sakit cubitan itu dan ternyata memang sekarang aku sedang membonceng motor sambil menggendong aishya di belakang suamiku. Aku menuju RS. Sambil terus berdzikir sama Allah. Kuserahkan semua atasNya. Dia-lah yang maha mengatur segala yang terbaik bagi seluruh makhlukNya. 

Mama sedang di scanning sewaktu aku sampai. Tak sabar kususul mama ke bagian scanning, tak berapa lama hasil scanning keluar. Masih dengan wajah bingung antara cemas dan berharap, bapak tak sabar ingin segera tahu hasilnya. "Maaf mbak minta ijin untuk foto hasil scanning ya" ijin saya ke perawat jaga. "Nanti ya mbak nunggu dokternya dulu. "Iya mbak saya tunggu, tapi saya dokter juga mbak" saya masih ngeyel ingin segera tahu hasilnya. Perawatnya langsung menjawab "oh iyaa, silahkan dok kalau mau difoto dulu". Tak sia-siakan waktu langsung kupasang basahan scan itu, dan "subhanallahh" pekikku dalam hati "ini perdarahan otak luas sekali". Sambil menenangkan diriku sendiri aku mencoba menjelaskan ke bapak "InsyaAllah pak, meski harapan hanya sekecil 1% tetap akan kita perjuangkan, kekuatan doa mampu mengalahkan obat terbaik apapun di dunia ini" jelasku ke bapak. Secercah harapan muncul di mata bapak, sejenak berbinar, namun kemudian surut lagi begitu melihat mama tak berdaya. Kulihat bibir bapak tak berhenti panjatkan doa. Mama diam tak berkutik, baju sudah berganti baju pasien, jilbab besar sudah dilepas tinggal dalaman jilbab yang kupinta ijin jangan sampai ikut dilepas agar dalam keadaan apapun mama masih tertutup auratnya, dan selama tidak menggangu fungsi nafas itu masih diperbolehkan. Alhamdulillah mama, masih bisa melindungi auratmu selama tanganmu tak mampu menutupi, bahkan untuk membuka mata pun tak mampu. Dokter menjelaskan bahwa karena kondisi klinis tidak yang memungkinkan operasi maka untuk perawatanpun hanya bersifat paliatif di bangsal biasa,tidak perlu di ruang ICU. Ku pinta untuk perawatan mama agar dipindah di RS tempatku bekerja agar bisa kupantau sendiri dengan maksimal. Tak butuh koordinasi lama akhirnya aku berhasil memesan bed di ruang VIP di RS tempatku bekerja. kami langsung bertolak ke RS tempatku bekerja. 

Hari ke dua perawatan mama menunjukkan kemajuan yang berarti, tangan bergerak-gerak membenahi selimut, memegang tangan bapak kuat sambil mijitin tangan bapak setiap bapak berdoa, setiap bapak ngobrol menguatkan mama, dan mengajari mama ikhlas menjalani nikmat sakit ini. Sesekali tangan mama ke arah wajahnya hendak melepas selang yang terpasang di hidung. Bapak dengan cekatan menghalaunya dan menenangkan mama kembali dengan kalimat-kalimat penuh cinta. Setiap kali kulihat bapak mencium kening mama dan memegang erat tangan mama, mama pun membalas genggaman erat itu. Bapak mulai ceria, semangat dan yakin mama makin membaik. 

Hari ke tiga, 02 Mei 2017, di kamar mama dirawat anak-anak sudah mulai sibuk, si bungsu persiapan UNAS SMP hari pertama, kakaknya mau wisuda kelulusan SMA, aku dan bapak seperti biasa, tidak beranjak dari sebelah mama, berdoa, membacakan al-Quran dan sesekali ngajak ngobrol mama. Mama masih juga belum membuka mata. Tapi kami yakin semua ucapan kami masih mampu di dengar mama. Pesan kami sampai ke mama. Semua berjalan stabil. Monitor tanda vital stabil. Mama tidur pulas dan tenang, adek sudah berangkat ujian dan kakaknya wisuda kelulusan SMA. Bapak pamit mau sholat dhuha di serambi. Aku masih setia menunggui mama, tak pernah bosan membisikkan kalimat thoyibah di telinga mama, menuntun mama bersahadat. Hatiku damai tenang, ini hari ke 3 mama sakit. Bismillah kalau Allah masih beri kesempatan berkumpul keajaiban itu akan muncul dari Allah. Mama masih tidur pulas, beberapa kali kulirik monitor alhamdulillah makin stabil. Jam 10.00 lebih, kulihat monitor angka oksigen jaringan naik turun, stabil lagi. Beberapa kali seperti itu. Tiba-tiba angka itu turun, turun dan terus menerus Mulai panik kulihat dada mama dan kuelus sambil menyemangati mama " ayo mamaa..ayoo maaa nafas ma nafaass..." pekikku diteinga mama sambil terus menuntun sahadat ke mama. Bapak yang baru selesai sholat segera menghambur ke mama. Aku panggil bantuan emergency, bapak doain di telinga kanan, ku bersihkan lendir-lendir di saluran pernapasan mama dengan alat yang diambilkan perawat. Dada mama masih datar diam, tidak naik turun, mama tidak bernafas. Segera kuraih pompa bantu nafas, kupompa untuk membantu nafas mama. Tim codeblue (tim penanganan emergency) mengambil alih pompa nafas. Aku raih lagi alat suction untuk membersihkan lendir. Kerjasama yang bagus, monitor oksigen jaringan mampu tembus 100% lagi. Alhamdulillah. Berhasil. Tapi mama belum juga nafas spontan. Harus dibantu pompa nafas terus. Detak jantung stabil, nadi stabil, semua bagus. Maafkan mama, terpaksa harus dipasang pipa pernafasan, harus disambung ke mesin alat bantu nafas(ventilator) dan harus pindah ruang ICU. 

Nunggu ruang ICU siap, selama 1jam sambil terus dipompa, kondisi mama stabil. Pindah ICU sekitar jam 12.45 WIB, pompa diganti mesin, belum juga 2menit drop lagi, mesin dilepas dan dilanjut pompa manual lagi. Kondisi mama semakin drop, oksigen jaringan terus menurun, detak jantung menurun, nadi menurun, nafas dipompa. Bapak terus membimbing syahadat ditelinga kiri mama, aku bimbing syahadat di telinga kanan mama, adek yang baru pulang dari Aceh ikut dampingi mama di bagian kaki. Perawat dan dokter ICU sibuk menolong mama. Akhirnya jam 13.00 dokter anestesi menyatakan meninggal. Mama tak tertolong. Mama dipanggil Allah. Bapak nggak percaya. Bapap pinjam stetoskop ke perawat untuk periksa detak jantung mama. Bapak lemes, bapak nangis, "mamaa selamat jalan, Innalillahi Wainnailaihi Raji'un.Semoga mama husnul khatimah" ucapnya lirih sambil mencium kening dan pipi mama. Semoga Allah tempatkan mama ditempat paling mulia disisiNya, semoga semua amal ibadah diterima dan diampuni semua dosa dan kesalahan selama di dunia, Aamiin. Tak ada airmata. Semua ikhlas. Semua ingin jalan mama lancar dan dimudahkan Allah tanpa adanya airmata.

Seminggu berlalu setelah mama dipanggil olehNya. Adaptasi tanpa mama terasa sangat berat. Sepanjang lorong RS mengingatkan mama. Dua minggu yang lalu baru bercengkrama diruang tunggu itu saat mama mau lepas gips karena tangan kiri patah tulang saat jatuh di depan kamar mandi hendak wudlu. Seminggu pasca lepas gips tangan kiri sudah bisa dipakai untuk bungkus es. Waktu itu mama pamer bahwa latihannya berhasil, target dokter sebulan baru kembali fungsi, tapi mama mau buktikan sebelum sebulan sudah kembali normal. Dan sebulan itu sekarang belum genap mama. Engkau sudah benar-benar sembuh di-Sana, bersama Allah SWT, bersama nabi Muhammad SAW, bersama mbah uti atung dalam keadaan bahagia, bersama semua orang-orang sholeh dan sholeha di sana, InsyaAllah. Biarlah semangatmu kulanjutkan, biarlah mimpimu kuperjuangkan. Tidak akan pernah lekang oleh jaman. Semangatmu beribadah telah kau wariskan. Sambil kudampingi bapak yang paling merasa kehilangan, dan bagi adik-adik biarlah aku lanjutkan peranmu sebagai ibunda mereka. Tak kusangka, ramadhan tahun ini tak bisa berlomba masak denganmu, masak buat buka puasa kita bersama. Bagiku sekarang, #MemesonaItu mampu meneruskan semua semangatmu, melanjutkan perjuanganmu, merealisasikan mimpimu, dan mewarisi semangat ibadahmu menghafalkan alQuran. QS. An-Naba akan menjadi saksi kesungguhanmu mencintai Al Quran. Bahkan Abiyyu setiap saat melantunkan 3 Ayat awal An-Naba, berkat didikanmu Ma, dia hafal. Didikan utinya yang akan selalu terkenang uti yang baik sekali dibenaknya. Biarlah kami sekarang meningkatkan ibadah mengikutimu dan lebih mempersiapkan bekal untuk sewaktu-waktu dipanggilNya menyusulmu. Entah esok, lusa atau kapanpun Allah berkehendak, kita harus selalu siap. Semoga Allah mengumpulkan kita satu keluarga utuh kelak di syurga Nya dalam keadaan bahagia. Hanya satu yang bisa menghubungkan kita, doa-doaku, doa anak-anak sholeh/sholehamu. Semoga aku bisa menjadi anak sholehamu, Aamiin..
Meski berat, aku harus bisa lanjutkan hidup, dampingi bapak dan segera move on agar menyelamatkan keluarga kita dan bisa membanggakanmu selalu di hadapan Allah SWT. 

Mohon ijin mama, bapak aku beliin parfum VITALIS BODY SCENT Glamorous, yang wanginya menenangkan, sweet, lembut dan tidak nyegrak di hidung. InsyaAllah wanginya seperti yang Mama suka. Bismillah bapak sudah mulai semangat lagi berjuang, meski tak akan pernah bisa melupakanmu, justru mama makin kuat di hati. Sumber semangat dan sumber kekuatan dari mama sekarang melekat erat di hati bapak juga dihati anak cucumu yang sholeh/sholeha. Luv u mamaaa...selalu temukan salam sayang kami yang kami titipkan melalui doa-doa kami ke Allah...
Ya Allah...titip mama kami di sisiMu..jagalah ia tetap cantik dan semangat. Sampaikan bahwa kami semua sayang sama Mama.

Jogja, 10 Mei 2017


MAMAHKE JOGJA MENAMBAH MANIS JOGJA YANG MEMANG MANIS

MamahKe Jogja Menambah Manis Jogja Yang Sesungguhnya Berhati Nyaman. Belakangan ini sedang marak kue ala artis. Kue - kue tersebut bi...