Selasa, 25 April 2017

EMAK PEJUANG INDONESIA SEHAT

Terinspirasi dari seorang emak kreatif bernama Indari Mastuti (teh Indari) yang menggerakkan emak Indonesia dalam hal menulis dan bisnis, dengan semangatnya yang luar biasa memberdayakan kemampuan perempuan untuk bisa mandiri secara finansial dengan cara menulis dan berbisnis.
Hal yang pokok memang, juga tidak kalah pokoknya adalah memberdayakan perempuan Indonesia untuk mandiri mengawal kesehatan keluarganya di seluruh Indonesia. tidak terkecuali mereka yang berada di pelosok tanah air yang mungkin sukar dijangkau oleh fasilitas umum termasuk fasilitas kesehatan. Saya terketuk untuk membantu mereka yang membutuhkan. Maka pada tanggal 16 April 2017 saya tekadkan untuk membentuk group EMAK PEJUANG INDONESIA SEHAT. Melalui group WA yang sekarang merakyat sampai pelosok ini, saya berharap bisa menjangkau para emak di sana agar terkoneksi dengan fasilitas informasi kesehatan yang insyaAllah sangat membantu. Group ini saya usahakan setiap hari akan membagikan informasi seputar kesehatan yang dengannya diharapkan dapat membantu para emak menyelesaikan masalah kesehatan keluarganya terutama dalam hal preventif / pencegahan terjadinya penyakit atau setidaknya tepat dan cepat penanganan penyakit sehingga bisa mengurangi resiko/komplikasi yang lebih berat. Group beranggotakan para emak yang merasa butuh informasi kesehatan sekaligus ada ruang konsultasi bagi kesehatan mereka setiap hari. Memang cara ini tetap punya kekurangan karena saya tidak bisa memeriksa langsung ataupun memberi resep kepada anggota, tetapi setidaknya bisa mengawal agar lebih terarah membeli obat sendiri di apotek (untuk obat-obat yang tidak dengan resep) yang sebelumnya pun sudah kerap dilayani di aptek - apotek seluruh Indonesia. Melalui group ini juga saya bisa mendampingi dan mensuppport para emak yang baper saat keluarga terutama anaknya yang sedang sakit. Seandainya tangan ini bisa menjangkau seluruh Indonesia, alangkah bahagia bisa membantu para emak yang sedang diuji sakit di keluarganya. Ada impian untuk membuka konsultasi gratis offline tapi hanya terbatas pada lokasi sekitar (Jogja), tinggal nunggu tempat yang bisa dikontrak untuk merealisasikan impian itu. Mohon Doanya ya maakk..para emak seluruh Indonesia, semoga impian saya bisa segera terwujud. Aamiin..

Salam sayang dari Jogja untuk Indonesia

Eka Wahyuni
Founder Emak Pejuang Indonesia Sehat

Senin, 10 April 2017

#MemesonaItu: Karena Semua Bunda Memesona bagi Anak-Anaknya


<a href="http://www.pancarkanpesonamu.com/memesonaitu"><img src="http://www.pancarkanpesonamu.com/memesonaitu/assets/imgs/505.jpg" style="width: 505px;" alt="#MemesonaItu"></a>
Assalamu'alaikum bunda...
Hijrah tidak selalu berarti berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Hijrah juga dapat diartikan berpindahnya satu kebiasaan buruk menjadi baik. Kata hijrah lebih berarti perubahan dari sesuatu yang buruk menjadi lebih baik dibanding sebelumnya. Pun kata hijrah bisa digunakan untuk mengartikan perpindahan dari status lajang menjadi berpasangan. Awal dari hijrah ini menentukan keputusan bahwa iya saya siap menyudahi masa lajang, merupakan hijrah yang besar, yang awalnya tidak terpikirkan. Konsekuensi dari pengambilan keputusan itupun berbuntut lebih kompleks lagi. Hadirnya buah hati menjadi suatu harapan yang dinanti. Menjadi hal yang tidak dapat diceritakan perasaan memiliki duplikat dari kita sendiri. Meski hanya separuhnya kita berperan. Kehadiran buah hati merubah banyak hal. Yang tadinya serba simpel menjadi serba rempong, yang awalnya serba cantik menjadi serba belepotan sana sini, yang sebelumnya wangi menjadi bau bawang, yang tadinya damai tanpa berisik menjadi super heboh dengan tangisan dan jeritan. Perasaan yang tidak bisa diungkapkan namun hanya siap untuk dirasa. "Me time" menjadi sebuah hal yang mustahil untuk diraih. Keterpaksaan?? Awalnya mungkin iya, namun lambat laun sang junior mungil lah yang menyadarkan bahwa ini hidup yang sebenarnya. Tak sadar di belakang emosi yang meluap-luap menghadapi perbedaan habit, rasa cintapun mulai tumbuh mengiringi pesingnya bau ompol, mengiringi berisiknya tangisan malam hari menandakan dia haus, minta disusui, dia butuh dekapan kita bundanya. Entah sekedar mengusir mimpi buruk atau mengusir kedinginan yang menusuk. Tidak terasa mata ini terperanjat melihat badan mungilnya yang sudah tidak berselimut. Ohh anakku..maafkan bunda.  Semua hijrah ini membuat stress tak terkira. Kaupun tak pernah tahu nak, apa sebenarnya yang terjadi disetiap hati bunda- bunda. Mereka kebingungan, mereka sedih, mereka bahagia tak terperi tapi tak tahu harus berbuat apa. Semua terasa asing, semua terasa baru. Belum pernah sebelumnya merasakan ini semua. Rambut kusam, wajah kucel, baju kusut entaah kemana kesempurnaan yang dulu pernah dirasa ada. Tapi inilah yang sebenarnya hidup, tanpa polesan, tanpa topeng tanpa segala yang menutupi semua keburukan. Aku harus bangkit, aku harus bangun. Kaupun tidak peduli perasaanku. Kau terus tumbuh dan terus berkembang. Seiring cintaku semakin besar. Tak disangka mulai rindu dengan ocehanmu yang mulai berkurang, kaupun tumbuh menjadi anak yang cerdas. Anak yang pemberani. Lalu apakah semua kejanggalan yang pernah dirasa menjadi penghalang rasa cinta ini?? Tidak..justru semua itu yang memupuk cinta ini semakin subur. Tak disangka, tangisanmu, ompolmu, pup mu, merajukmu dan ketergantunganmu sama aku itu yang membuat diri ini menjadi berarti. Bukan topeng yang bisa terhapus, bukan tertawa semu bersama teman tak setia, bukan pula hura-hura tak terkira. Tak kusangka aku mulai rindu mendekapmu sambil menatap mata jenakamu, mulai rindu endusanmu di ketiakku, mulai rindu tarikan-tarikanmu di ujung rokku ketika aku mau meninggalkanmu barang sebentar. Sepertinya memang seluruh dunia seisinyapun tak bakal mampu menggantikan dirimu buatku, bunda tercintamu. Jangan kau kira nak , kepergianku meninggalkanmu untuk memenuhi kewajibanku setiap hari itu membahagiakanku. Tidak, tidak sama sekali. Remuk hati ini, melihat airmatamu meleleh menghangat di kedua pipimu, sambil kedua tangan mungilmu meraih - raih udara berusaha menggapai tanganku yang sudah melaju. Kamu bisa apa?? Hanya bisa menggeliat mencari celah untuk turun dari gendongan orang asing yang kupercayai untuk menjagamu selama aku tak ada, dan mengejarku sebisa mungkin. mungkin jika dapat kau raih kau akan peluk sekuatnya dengan seluruh kekuatanmu agar aku tidak kemana - mana. Mana mungkin bisa? dengan kaki mungilmu takkan bisa menjangkau motor yang sudah kulaju maksimal??menutupi lelehan yang menghangat dipipi, setiap pagi. Sudahlah nak terima saja, bunda memang harus berangkat setiap hari untuk bekerja, untuk kewajiban yang sudah bunda terlanjur sanggupi. Meski dengan hati remuk setiap hari. Tapi ketahuilah nak, cinta ini sudah tidak tergantikan. Oleh siapapun makhluk di dunia ini. Kecuali bagi satu Dzat yang Maha Pemberi Kehidupan. Tidak ada duanya. Doakan ya nak, bunda bisa segera menemukan celah untuk mencuri sisa waktu ini hanya untuk mendampingimu, mendidikmu menjadi anak - anak penghafal alquran. Aku tahu kesedihanmu, aku tahu pengorbananmu, yuk kita sama - sama berjuang bisa melewati semua ini dengan izin Allah. Kuatkan bunda nak. Kuatkan agar bisa tetap istiqomah menebar cinta bagi kalian. Kita pasti bisa nak. Peluk ciumku untuk kalian anak - anakku. Karena #MemesonaItu adalah mencintai semua buah hati kita dengan sepenuhnya cinta.

Kamis, 30 Maret 2017

Sarapan Bersama di Jumat Berbagi

assalamu'alaikum...
alhamdulillah pagi ini adalah Jumat ke sekianku gabung dengan Komunitas Jumat Berbagi. Alhamdulillah Allah masih melonggarkan rejeki sehingga pagi ini masih bisa ikut untuk meramaikan Jumat berbagi.
Komunitas Jumat berbagi di Jogja merupakan komunitas orang-orang yang ingin berbagi kepada sesama terutama orang dhuafa maupun semua orang yang sedang membutuhkan sarapan. ada ketuanya, ada anggota yang siap membantu menjemput nasbung-nasbung dan mengedarkannya ke seluruh Jogja, ada juga donatur yang siap memberikan donasinya baik berupa uang segar untuk dibelanjakan nasbung maupun yang sudah dalam bentuk donasi nasbung. kami disatukan dengan niat yang sama untuk berbagi di Jumat pagi. kenapa dipilih Jumat pagi??karena pada hari ini semua amalan sholeh lebih dilipatgandakan pahalanya, dan kenapa dipilih pagi??karena pagi merupakan waktu awal manusia untuk beraktifitas dengan harapan berbagi sarapan akan membuat orang-orang lebih berenergi untuk menjalankan aktifitas ibadahnya di hari ini, bukan untuk riya bukan untuk pamer, tapi semoga sharing ini bisa untuk memotivasi teman-teman semua insyaallah jika kita niat kita pasti bisa.  manfaat kita berbagi kepada sesama sangatlah banyak. kita jadi terbiasa berbagi dengan orang-orang yang lebih membutuhkan sekedar nasbung di pagi hari. merasakan nikmatnya berbagi, merasakan bahwa rejeki tak disangka berupa nasbung sangat disyukuri oleh penerimanya. masya Allah, ada yang dari sore belum makan, anak-anak kelaparan tapi orangtua apalah daya hanya pemulung atau tukang becak yang tidak tentu penghasilannya, tiba-tiba di Jumat pagi banyak sekali yang berbagi nasi, mereka ada yang berebut, ada yang sabar menunggu antrian, ada yang hanya melihat aktifitas ini sambil senyum-senyum tp hatinya membuncah, tidak ingin ikut berebut tapi belum mampu untuk memberi juga. pagi ini, bapak-bapak, ibu-ibu, mahasiswa, pekerja kantor sekedar berangkat lebih pagi untuk bisa menyelakan waktu untuk ikut kegiatan ini. sungguh kepuasan hati yang hanya bisa dirasakan jika kita terjun kesana. banyak bertemu dengan orang yang benar-benar "butuh makan".
di sudut kota ada nenek yang tiap pagi menjajakan sapu lidi, kadang ada tambahan buah rambutan atau alpukat selagi musim, tidak banyak. untuk beli sapu lidi tiap hari juga tidak mungkin, tapi rasanya tiap minggu beli sapu lidi pun okelah, dengan harga hanya Rp 4.000,- per ikat + bonus nasbung tiap Jumat pagi. nenek yang duduk di trotoar dengan kaki berada di tepi aspal yang sliwar-sliwer dilewati sepeda motor, ada yang pelan, ada yang tetap ngebut tidak peduli ada kaki nenek yang rawan terserempet.
semoga dilindungi Allah dalam jihadnya bertahan hidup di Jogja yang sudah mulai macet ini ya nek...sapu lidinya akan jadi saksi perjuangan hidup kelak di Yaumulhisab, bukan hanya sekedar meminta-minta.
Allahu A'lam bishowab.

Wassalam,
 Semoga bermanfaat


Mozaik Kehidupan memang NYATA

dear ukht sholcant...
Assalamu'alaikum wr. wb.
Rasanya sudah lupa bahwa saya pernah membuat blog ini...mati suri..alhamdulillah mulai bernafas spontan setelah sekian lama menggunakan "ventilator" maya (alat bantu napas) ...lg tahap weaning, semoga pesat bisa pulih dan segar bugar mengejar ketinggalan yang sangaatt..
beberapa bulan lalu saya pernah mengikuti kajian bagus sekali dg pengisi pengajian ustadz kondang Yusuf mansur,,, beliau berpesan bahwa hidup ini tersusun dari mozaik - mozaik yang tersebar di seluruh penjuru dunia (saya sendiri waktu itu masih bingung) dan akhir2 akhir ini saya mulai bisa meraba-raba maksud dari pesan ust. Yusuf Mansur. bahwa bila kita ingin sesuatu kita harus bilang sama Allah SWT...harus melakukan hal-hal yang disukai oleh Alloh SWT...harus konsisten.. harus percaya bahwa apapun yang kita inginkan pasti bisa dikabulkan sesuai dengan usaha dan melakukan "banyak hal-hal yang disukai oleh Allah"...
misal nih, Allah suka kalo kita membaca Al Quran, trus kita baca tuh Quran setiaaap hari.....trus kita batin keinginan kita (ingin bisa baca Quran setiap hari), maka mozaik - mozaik yang akan membawa kita ke "keinginan kita" akan satu persatu didekatkan oleh Allah SWT..buktinya seiring niat kita bisa membaca Quran setiap hari ternyata kita dapaet tawaran masuk grup ODOJ (One Day One Juz) yang akan memecut semangat kita untuk selalu membaca kitab suci kita..alhamdulillah sebelumnya tidak pernah khatam berkali2, sekarang "terpkasa" harus "dipaksa" untuk membacanya..dengan awal yang tidak ikhlas hehee..tp lama-kelamaan jika melewatkan waktu tanpa membaca rasanya menjadi ada yang hilang tanpa bekas..(cieeee sudah mulai cinta banget sama Quran nih)..
terus nih, kita baca Quran terus kok kita mbatin bahwa kita ingin bacanya bisa indah..ingin bisa tilawah...Allah kasi jalannya...beneran...buktinya sekarang aku bisa ikut grup tilawah yang langsung diajari oleh ibu ustadzah mantan atau masih aktif Qori' nasional (maaf ya..sayang sekali sy blm tau nama bu ustadzahnya, bsk kl masuk sy tanyakan ya..)..yang bila beliau mengeluarkan suara indahnya pasti bikin kita menangis tersedu- sedu saking syahdunya...masya Allah latihan pertama aku banyakan nangisnya daripada latihan tilawahnya...saya ikut kelas itu baru 1x, alhamdulillah sudah bisa baca surat Al-Mulk ayat 1-4 tanpa melihat text, hafal...dan indah (setidaknya lebih indah dari sebelumnya :))...dari yang bener-bener buta tilawah yang awalnya hanya denger tilawah di kaset masjid hari Jumat atau lomba di TVRI (uda jaman duluuu banget)sekarang sudah bisa lumayan berlekuk nadanya mengikuti arahan bu ustadzah..dan yang lebih seru lagi..kelas tersebut gratis tis tis...hanya siapkan waktu dan tenaga serta niat saja..terimakasih PERSADA UAD..semoga fasilitas KELAS TILAWAH PERSADA bisa menjadi amal jariyah bagi panitia dan semua yang berperan...tidak akan ada habisnya pahalanya..amiin..
terus 1 lg nih...sudah lama pengen bisa "nulis" dari dulu sdh pernah beberapa kali ikut kompetisi nulis tp blm pernah menang, 1 x menang waktu itu menulis antologi bebas asap rokok, yang katanya mau diterbitkan dan sampai sekarang blm ada kabarnya, pdahal uda 3-4 tahunan yll..sudahlah saya anggap menguap saja itu tulisan...mungkin saja karena waktu itu hanya bermodal "ingin bisa jadi penulis" saja tanpa disertai pengumpulan mozaik dari Allah SWT maka "bakat terpendam" itu pun makin terpendam :(
baru- baru ini muncul lagi keinginan itu..semoga kali ini mozaiknya bisa dikumpulin satu-satu..mozaik 1 sdh diberikan tinggal menunggu mozaik lainnya agar bisa disusun rapi..alhamdulillah juga sekarang sudah bisa kumpul dengan komunitas orang-orang yang suka nulis..yang insyaAllah bentar lagi mau ikut juga training nya "Sekolah Perempuan" nya Indscript..semoga rejeki..yang paling penting adalah bismillah niat saya dibarengi dengan semua tindakan yang "disukai Allah" Baca Quran tiap hari, sedekah sebanyak-banyaknya, senangkan hati orangtua, senangkan hati anak-anak,patuh pada suami, sholat berjamaah di Masjid..ikut kajian-kajian dimana-mana,shalat dhuha kuat, sholat tahajjud mantab..dlll...semoga Allah kuatkan kakiku untuk selalu melangkah dijalan-jalan itu Aamiin...urusan mozaik biarlah Allah saja yang mendekat-dekatkan ke kita...kita tinggal menyusunnya dengan indah...
terakhir...ada niatan nih untuk ehhmm..eehmmm..ssssttt!!!....pengen resign dari PNS!!! entah ide dari mana ini..semoga dimudahkan Ya Allah...Aamiin Yaa Rabbal'Alamin..
see u next ya ukht (membiasakan sebutan ini agar adem nih hati) ngerasa alim gpp biar jd support agar alim beneran.. :)
Wassalam ukht..
semoga bermanfaat
salam sayang untuk ukht sholcant ;-*


Kamis, 05 Juni 2014

tak ada kemajuan tanpa awal yang terasa berat

hmm...blog..blog...istilah yang masih awam buatku...sebenarnya bukan awam yang tepat,tapi masih aneh..karena masih meraba-raba,,ngeblog itu apa untungnya,,gimana caranya..dan lain sebagainya...tapi sesuatu akan menjadi profesional dan terlihat manfaatnya bila kita sudah terjun didalamnya..itu yang mungkin akan mengawali kegiatan baruku ini..bismillah...masih banyak mengharap masukan dari teman pemirsa semua yang sudah lebih profesional hehe..ceritanya aku mulai tertarik dan ingin bisa menikmati indahnya ngeblogger...okey..awal yang cukupberat buat aku..yang jelas..selamat bergabung buat pemula juga seperti aku...semoga kelak ada manfaat yang indah untuk aku dan semua orang-orang yang aku cintai termasuk pemirsa sekalian yang mungkin sempat nyasar baca ini :p
salam....muachhhh (draft ini entah dibuat kapan juga sdh lupa :) mari kita mulai lagiii

MAMAHKE JOGJA MENAMBAH MANIS JOGJA YANG MEMANG MANIS

MamahKe Jogja Menambah Manis Jogja Yang Sesungguhnya Berhati Nyaman. Belakangan ini sedang marak kue ala artis. Kue - kue tersebut bi...