Hari Motivasi Nasional, tepat
pada tanggal 12 Agustus 2017. Ada ternyata hari motivasi, baru tahu juga. Tidak
sengaja mendapat broadcast di salah satu group WA, bahwa akan diadakan seminar
memperingati hari tersebut. Seminar diusung ke Gedung Pasca Sarana UMY lantai
4, di ruang Amphi Theatre. Begitu baca broadcast, tak menunggu detik langsung
wapri kontak person seminar. Ternyata
kehabisan kuota. Tapi dasar emang rejeki, kuota penuh tak rela, beberapa hari
kemudian berusaha kontak lagi dengan CP nya, Alhamdulillah dimasukkan ke
waiting list, dimana semua yang masuk waiting list bias ikut seminar keren
tersebut. Seminar diadakan oleh AMA (Asosiasi Manajemen Indonesia), asosiasi
berkelas nasional yang awalnya beranggotakan para manajer saja tetapi semakin berkembang
kesini semakin kompleks dan berwarna karena tak hanya manajer tetapi juga masuk
para akademisi, pengusaha dan terakhir mau dikembangkan pada para pelaku UMKM
untuk bisa ikut berkiprah menambah angka kesuksesan di Indonesia. Tentunya
kondisi ini akan semakin memantapkan posisi Indonesia dalam menghadapi MEA
mendatang.
Tiba di hari H, akhirnya kita
bias bertemu dengan orang-orang sukses yang hebat yang mengisi acara tersebut.
Tak lupa ternyata MC juga merupakan MC beken sekelas Lusy Laksita hewheww…mantab
pokoknya. Terlepas dari pesan terselip dari AMA yang melalui seminar ini
memperkenalkan dan mengajak para pelaku UMKM untuk ikut masuk menjadi anggota
AMA, seminar ini sungguh kesempatan langka bagi para pelaku UMKM. Dari kegiatan
ini sangat menambah wawasan mengenai berbagai ilmu bisnis maupun kiat-kita
sukses yang disharingkan oleh para orang sukses yang menjadi narasumber seminar
ini.
Beliau – beliau adalah:
Beliau – beliau adalah:
1. F.
Sisca Diwati (Bernas, mantan Ketua AMA 2 periode)
2. Prof.
Dr. Heru Kurnianto Tjahjono, MBA (Pimpinan Pasca Sarjana UMY)
3. Robby
Suhardjo (Ketua AMA yang baru dan merupakan Direktur Tupperware)
4. Hermansyah
(Owner Konsultan & Trainer Happyday)
Masing-masing narasumber diminta
sharing mengenai arti / konsep sukses menurut mereka pribadi, selebihnya mengenai
apa saja sharing mereka akan kita bahas satu-satu ya:
1. F.Sisca
DIwati
Beliau merupakan
pimpinan umum harian Bernas yang mengawali karier nya dengan berbagai akumulasi
momen-momen kecil hingga akhirnya menjadi orang sukses dan tangguh serta
berhasil menduduki posisi penting di berbagai perusahaan maupun STIEBANK.
Orangnya sangat ceria dan menampakkan wajah bahagia dengan senyum yang
senantiasa mewarnai setiap obrolannya. Konsep sukses menurut beliau cukup
singkat.
Untuk menjadi
orang sukses menurut Sisca kita harus mempunyai beberapa factor yang saling
melengkapi, antara lain:
a.
Tujuan Hidup
Jika kita mau sukses hal yang pertama kita cari adalah
apa tujuan hidup kita, tanamkan baik-baik karena jika kita mempunyai tujuan
yang jelas maka langkah kita pun akan semakin nyata dan jelas, serta tujuan
hidup yang kita terapkan akan menjadi motivasi yang kuat agar kita mampu segera
meraihnya.
b.
Fungsi
Fungsi disini diartikan peran, sebagai apa peran kita
dalam tujuan kita. Kemarin dianalogikan jika kita akan menuju ke tempat tujuan
Purwokerto misalnya, maka kita pilih sendiri dalam perjalanan menuju Purwokerto
kita akan mengambil peran apa? Apakah sebagai driver, atau sebagai penumpang
atau sebagai apa, kita sendiri yang menentukan peran kita.
c.
Fitur
Nah fitur ini dibutuhkan setelah kita menentukan peran
kita sebagai apa, kita harus melengkapi fitur yang mendukung peran kita dalam
perjalanan tujuan hidup kita. Misalnya kita mengambil peran sebagai driver
karena kita menganggap itu peran yang paling vital dan memimpin selama
perjalanan, maka kita harus melengkapi fitur driver salahsatunya dengan
melengkapi SIM, ketrampilan mengemudi dan lain-lain.
Jika ketiga faktor itu dapat segera kita tentukan maka
sukses akan semakin mendekat ke kita.
2. Prof.
Dr. Heru Kurnianto Tjahjono, MBA
Hehe biasanya
gelar prof identic dengan orang yang rambutnya mulai habis dan memutih. Jangan
salah, prof kita satu ini masih sangat muda, baru beberapa tahun lebih dari
angka 40 (sebenernya saya lupa tepatnya berapa karena gak saya tulis, tapi
memang tak jauh-jauh dari 40 usianya). Rambut masih full dan hitam. Beliau
menjabat sebagai pimpinan pasca Sarjana di UMY (semoga kali ini tidak salah).
Berhasil meraih the best dosen pada tahun 2012 (nah ini juga saya kurang detil
menangkap informasi nominasinya, tapi yang jelas tingkat nasional dan cukup
bergengsi), juga beberapa kali menjadi dosen tamu di berbagai Negara tetangga,
salah duanya di Singapura dan Malaysia, lainnya lupa hehe, maapkeun tidak
terekap karena cepet sekali berjalan. Ugh berpacu dengan materi, dengan ketawa
ketiwi karena moderatornya super gokil, duh lupa nama moderatornya siapa ya, mantan
tentor fisika dan owner BSA (bimbel jaman dulu).
Sukses menurut
prof. Heru sebaiknya kita harus mempunyai:
a.
Motivasi
Motivasi merupakan energy yang besar, energy selalu
bergerak, dan energy yang paling dahsyat adalah Allah SWT.
-
Peran kita di dunia antara lain sebagai kafilah
yang diutus Allah untuk kemakmuran di bumi.
-
Bahwa sebaik-baik kita adalah yang banyak
bermanfaat bagi sesame / yang lainnya
-
Rosululloh pernah berpesan: Hari ini harus lebih
baik dari kemarin, esok harus lebih baik dari sekarang, inilah motivasi yang
paling tinggi yang membawa kita untuk selalu berkembang, dan meningkatkan self
development.
-
Goal akhir motivasi kita adalah Husnul Khotimah,
akhir dari segala peran kita di dunia sebaiknya ditujukan dalam keadaan baik/
husnul khotimah. Dari sini kita senantiasa berusaha memperolehnya dengan selalu
berbuat baik dan semangat beribadah.
3.
Robby
Suhardjo
Merupakan ketua
AMA yang baru, direktur Tupperware dan ayah dari masterchef cilik
(Caca??maafkan lupa tercatat juga)
mengungkapkan
konsep sukses menurutnya dimana:
-
Setinggi apapun motivasi kita harus dibarengi
dengan action, tindakan!
-
Kesuksesan jangan menjadi tujuan, tetapi
perjalanan dari satu kesuksesan menuju kesuksesan berikutnya
-
Orang sukses adalah orang yang sudah menggunakan
potensi yang ada dalam dirinya secara full, missal potensinya harusnya memang
mendapat nilai A, tapi dia hanya mendapat B atau bahkan C maka orang tersebut belum
dikatakan sukses.
Makin seruu nih…masing-masing
punya konsep sukses yang jika kita padukan akan menjadi mozaik sukses kita yang semakin mudah diraih. Aamiin..
Keseruan seminar diselingi
pembagian doorprize yang jumlahnya ternyata sangat banyak, dan sebagian besar
peserta seminar mendapat doorprize yang keren-keren, ada buku, ada Tupperware,
ada voucher dan lain-lain.
Nah..lanjut ke narasumber yang
terakhir yang nampaknya makin seru lagi nih.
4.
Hermansyah
Narasumber
terakhir ini memunyai perawakan tinggi besar dan memakai jaz warna cream yang
agak kesempitan menurut saya hihi, tapi its ok. Namanya Hermansyah, beliau
owner konsultan manajemen dan trainer Happyday, menurut moderator sudah lebih
20 tahun (26 atau 28 tahun) berkecimpung menjadi sales hingga sekarang.
Awal menjadi
sales malu dan selalu menutupi posisinya sebagai sales setiap kali ditanya oleh
keluarga, dengan menjawab dengan istilah-istilah keren yang susah untuk
dimengerti oleh orang tua yang aslinya artinya juga tetap sama yaitu sales, meski
diganti nama menjadi account executive atau istilah keren lainnya. Tetapi
begitu membaca tulisan yang isinya menjelaskan bahwa 9 dari 10 pintu rejeki
yang paling barokah adalah berdagang, sejak saat itu hermansyah bangga dengan
posisi kariernya sebagai sales, memulai menikmatinya dan mengakuinya sebagai
perannya. Sejak itulah merasa bahwa rekeningnya semakin banjir, akunya. Dari
mulai sales kecil hingga sekarang sales perusahaan pribadinya yang bergelut
dibidang training “Personality plus” dan trainer kepribadian. Kemampuan menebak
kepribadian orang dilhat dari cara berinteraksi menambah semakin percaya
ibu-ibu audiens yang mendengarnya.
Semakin bangga menjadi sales
semakin rejekinya mengalir. Kenapa bangga menjadi sales/marketing?? Bagi beliau
marketing adalah posisi paling dekat dengan peran manusia untuk habluminannas /
human relation.
Sukses itu pilihan, sedangkan
miskin otomatis.
Sukses menurut Hermansyah:
-
SUKSES
adalah Kondisi dimana kita bebas secara:
1. Sosial
& Spiritual
2. Financial
/ Uang
3. Kesehatan
4. Waktu
5. Keluarga
Bahagia
Yakinlah akan 3 hal yang dipegang Allah untuk kita, adalah: Jodoh, Maut dan Rejeki
Yakinlah bahwa rejeki tidak akan
tertukar.
Prioritaskan kita terhadap segala sesuatu dalam Hidup kita:
1. Kepentingan
Allah SWT
2. Kepentingan
Keluarga
3. Kepentingan
Pekerjaan
4. Kepentingan
Bisnis
Selalu
posisikan prioritas itu dalam segala kondisi yang menimpa kita.
-
Memiliki
Dreams yang Spesifik
4 Point Menggali Mimpi:
1.
Memiliki keinginan yang kuat, berharap memiliki
/ hasil?
2.
Dituliskan secara spesifik (Dreams List 100
Impian)
3.
Gambarkan dalam bentuk, REAMS BOOK
4.
Dream Building dan Afirmasi (yakini dengan
mempraktekkannya dengan keyakinan dalam hati Allah yang akan memberi)
Kunci dari manajemen waktu agar keluarga bahagia menurut Hermansyah:
1. Disiplin
2. Serius
3. Professional
/ konsentrasi
Berikan waktu berkualitas bagi
keluarga, tidak harus 24 jam, tetapi yang berkualitas: berikan pelukan 3-5
detik 3-5 kali sehari untuk pasangan kita, anak-anak kita.
Ø Kunci Manajemen Waktu menurut Prof. Heru
untuk anak, adalah dengan membuat bounding yang kuat terhadap anak, dengan
cara:
Membangun
bounding spiritual
Doakan pasangan
dan anak setiap saat terutama dalam kondisi kritis yang akan membuat doa kita
makbul. Prioritas doa: doakan Orang tua, doakan Pasangan dan anak-anak,doakan kehidupan, yang intinya mengejar treasure dan
menghindari pain (kebutuhan hewani)
2. Membangun
Emotional Bounding
Dengan cara
menebarkan cinta tanpa syarat pada kehidupan.
Karena
sesungguhnya pola manusia aslinya adalah: defisiensi, susah respek, susah menghargai
orang lain, egois/masih berkutat pada diri sendiri, belum memaafkan pada diri
sendiri di masa lalu, kita tidak bias mengubah masa lalu tapi kita bisa
meluaskan masa depan, memaafkan- sebenarnya adalah kebutuhan kita, kebutuhan
hati kita untuk tenteram.
3. Sering
memberikan kejutan-kejutan kecil bagi anak
Berikan kejadian
tidak lumrah yang menyenangkan yang akan melekat kuat pada memory anak, missal
hanya sekedar mengajaknya naik kereta pramex Jogja-Solo saat liburan dan
ajaknya dengan tiba-tiba yang tidak disangka anak.
Menurut Prof.
Heru, di Harvard University sekarang ada mata kuliah Happiness, dimana mata kuliah ini melatih perangkat manusia
untuk bahagia, dengan cara:
a.
Being,
b.
Knowledge, dan
c.
Doing
Perbaiki skema
cara berpikir àhidup
harus selalu bersyukur, putuskan kita untuk bahagia, bahagia karena kita
kreatif bukan karena kita sebagai objek (missal kita bahagia jika kita mendapat
doorprize à
kita sebagai objek bahagia).
Ughh
Alhamdulillah, rupanya banyak juga hasil seminar kemarin, Alhamdulillah berhsil
kuringkas jika sewaktu-waktu review lagi bakal inget sampai detil kejadian saat
di kelas. Dan semoga kita semua dapat mempraktekannya bertahap, karena
motivasi, konsep sebagus apapun tanpa action hasilnya BIG NO, kegagalan sebelum bertanding. Setujuuu?
Semoga
bermanfaat,
Salam,
Eka Wahyuni
(Emak dari 3 bocil yang super menggemaskan, yang sekarang sudah pules semua termasuk
bapaknya bocil)huks…tinggal aku sendirian yang masih melek dan mata sudah
sepet, bismillah, semoga mozaik-mozaik kecil ini semakin mengajakku mendekat ke
Baitullah..Aamiin.
Kamar depan
Siliran Lor No 05,
13 Agustus 2017, 23.44 WIB
13 Agustus 2017, 23.44 WIB

Tidak ada komentar:
Posting Komentar